Motivasiku

Tidak ada pekerjaan yang instan, semua membutuhkan proses dan keistiqomahan.

Obsesiku

Jika aku mampu, akan aku ubah dunia ini penuh dengan kedamaian dan kasih sayang

Optimisku

Tidak ada yang tidak mungkin jika sudah menjadi kehendakNya

Minggu, 07 Desember 2014

Workshop

Hari Sabtu, tepatnya tanggal 6 desember 2014 Magister Teknologi Pendidikan Universitas Sriwijaya mengadakan workshop dengan tema "Guru Kreatif dan Inovatif, Dengan bantuan Multimedia Interaktif untuk Mewujudkan Pembelajaran Berbasis TIK pada Kurikulum 2013".

Adapun  yang menjadi pemateri adalah Bapak Dafit Satria dan Penulis sendiri (Arief Qosim) yang menyampaikan materi secara garis besar adalah pemanfaatan TIK dengan berbagai macam aplikasi baik online maupun offline untuk medukung kreativitas guru dan inovasi pembelajaran. Berbagai software yang dipaparkan dan ditunjukkan pada saat workshop antara lain bagaimana menggunakan aplikasi online seperti E-Learning ( Edmodo, Quipper School) dan aplikasi presentasi Prezi. Sedangkan pemaparan aplikasi offline untuk mendukung pembelajaran di kelas yaitu pemanfaatan Adobe Flash dan aplikasi presentasi Microsoft Office Powerpoint.

Penulis memberikan gambaran betapa menariknya suasana di kelas jika seorang guru mampu merancang dan mengembangkan sebuah media pembelajaran dengan Adobe Flash. Memang tidaklah mudah belajar Adobe Flash dalam waktu singkat, perlu proses dan kesabaran serta minat yang tinggi untuk mempelajarinya. Meningat waktu yang begitu singkat, maka penulis memberikan tips dan langkah bangaimana cara merancang sebuah aplikasi Powerpoint supaya menarik dan mirip seperti Adobe Flash, dimana tampilannya menarik, interaktif, dilengkapi dengan evaluasi atau pembuatan soal latihan yang mampu merespon jawaban dengan mengembangakan bahasa pemrograman Visual Basic pada Microsoft Office Powerpoint.

Berikut hasil dokumentasi kegiatan workshop:



Minggu, 30 November 2014

Information and Communication Technology (ICT)



Information and Communication Technology (ICT) dalam bahasa Indonesia bisa disebunt dengan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK). Menurut Prasojo & Riyanto (2011:4), Teknologi informasi adalah ilmu pengetahuan dalam bidang informasi yang berbasis komputer dan perkembangannya sangat pesat.
Sedangkan menurut wikipedia, TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.
Lebih lanjut Rusli (2012:7) menyatakan bahwa teknologi informatika didefinisikan sebagai aplikasi-aplikasi teknologis (artefak) terhadap informatika dalam masyarakat. Sedangkan teknologi informasi dan komunikasi atau ICT didefinisikan sebagai kombinasi antara teknologi informatika dengan teknologi–teknologi lainnya yang terkait, khususnya teknologi komunikasi.
Jadi dapat dikatakan bahwa Information and Communication Technology (ICT) atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media dengan mengkombinasikan antara teknologi informatika dengan teknologi-teknologi lainnya, khususnya teknologi komunikasi.



Sumber:

Prasojo & Riyanto. 2011. Teknologi Informasi Pendidikan. Yogyakarta: Gava Media

Prihanto. 2010.  Kajian Pemanfaatan Satelit dalam Mendukung Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Tele-education. Jakarta: LAPAN


Rusli. 2012. ICT dan Pembelajaran. Jakarta: Referensi 

Sabtu, 29 November 2014

Belajar animasi?



Saya menulis karena ingat teman saya ada yang bertanya.

"Kapan mulai belajar animasi Flash?"

Waktu masih kuliah S1 masih ingat dan terasa sekali bagaimana rasanya menjadi mahasiswa yang membutuhkan sumber belajar online. Yah, tepatnya di tahun 2004. Saat itu sangat terasa sekali, bagaimana rasanya ketika memiliki komputer pertama kali dengan spesifikasi AMD Athlon 1.6 GHz, RAM 256, Harddisk 80 GB dengan perjuangan orang tua dan harus menggadaikan sepetak sawah. Harga komputer saat itu bagi saya merupakan barang mewah, maklum waktu itu dalam keadaan ekonomi yang pas-pasan dan serba-serbi polemik kehidupan. Sebagai orang awam, saat itu benar-benar senang rasanya bisa menghidupkan komputer dan mematikan komputer dan menjalankan aplikasi multimedia, terutama mendengarkan musik dan menonton film.

Namun, tak berhenti di situ. Saat teman sekelas ada yang bisa menjalankan powerpoint dengan animasi yang bagus, saat itulah saya terheran-heran. Kok bisa sebagus itu ya....bagaimana bisa? Apa tidak sulit ya membuatnya..???

Akhirnya, di tahun 2005 mulailah belajar powerpoint, dan setelah mengetahui bagaimana cara menggunakan powerpoint, ternyata mudah sekali. Namun seiring waktu, kebetulan ada tugas matakuliah praktik komputer pemrograman Turbo Pascal yang saat itu bikin pusing kepala, ternyata bisa juga membuat animasi dengan Turbo Pascal yang berbasis teks dan sangat tidak user friendly bagi saya yang masih awam saat itu. Kemudian mulai lah belajar Animasi Flash MX 2004 (animasi 2 dimensi) serta 3D Max (animasi 3 Dimensi).

mini PSB virtual: PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF VIDEO ANIMASI (CDI VIA) MATERI HUKUM TERMODINAMIKA DI SMA NEGERI 6 PALEMBANG

Oleh : 
Arief Qosim
06032681318037
Kelas Jumat-Sabtu A 2013
Magister Teknologi Pendidikan





Penelitian ini ditulis oleh Suwarti dan bertujuan untuk menghasilkan bentuk intruksional CDI bahan media pada hukum termodinamika. Materi hukum termodinamika ini berbentuk abstrak sehingga sulit dimengerti oleh sebab itu materi ini memerlukan media komputer untuk menjadikan yang abstrak menjadi nyata.

Responden penelitian ini adalah siswa kelas XIIPA SMA Negeri 6 Palembang. Untuk melihat keefektifannya, peneliti melakukan uji pakar dan uji coba ke lapangan dengan indikator aktifitas, minat, dan hasil belajar siswa.

Hasil penelitian menunjukkan CDI VIA merupakan media pembelajaran yang potensial efektif ketika digunakan pada saat pembelajaran dengan hasil aktifltas belajar siswa rnengalami peningkatan pada aspek yang diamati. Minat siswa terhadap CDI VIA terdapat: 33,3% (sangat tinggi), 52,8% (tinggi), 13,9% (sedang)

Hasil belajar siswa setelah menggunakan CDI VIA dalam proses pembelajaran menunjukan telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang telah ditentukan di SMA Negeri 6 Palembang pada tahun pelajaran 2011/2012 adalah 73,0 dengan kategori tuntas 86% dan hanya 14% saja siswa yang tidak tuntas.

Beberapa tampilan produk:







Analisis Penulis
Produk media pembelajaran interaktif ini cukup menarik dan memiliki beberapa kelebihan antara lain:

  1. Media pembelajaran ini mudah digunakan dan mudah untuk dimodifikasi oleh guru atau user sesuai dengan kebutuhannya, sebab dirancang dengan Microsoft Office Powerpoint 2007 yang hampir rata-rata tiap komputer sudah terinstalasi dan familiar di kalangan guru.
  2. Media ini dilengkapi dengan unsur-unsur multimedia yaitu animasi, video, gambar, suara dan teks.
  3. Visualisasi praktik ditunjukkan dengan gambar yang menarik.
  4. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil belajar tuntas  mencapai 86%, ini artinya produk ini bagus dan efektif untuk proses pembelajaran. 
Jika anda ingin memperoleh informasi lebih lanjut:
Hubungi : Perpustakaan Pascca Sarjana (PPs), Universitas Sriwijaya, Katalog dengan kode: 138 SUW  P 2012